Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2014

Rangkaian Ampli Mini

Berbagi Sedikit informasi kali ini membahas tentang beberapa contoh rangkaian ampli mini yang sangat sederhana dan sangat mudah pembuatannya, ampli mini tersebut bisa kita gunakan untuk berbagai keperluan, misal speaker komputer dll . Untuk lebih jelasnya silahkan lihat di bawah : 

Mini amplifier LM386

IC LM386  penguat suara dengan output daya rendah IC ini memiliki rentang catu daya antara 4 volt sampai 12 volt,
Gambar rangkaian: 


Daftar Komponen :
  • C1 = 1 uF/16 V
  • C2 = 470 uF/16 V
  • C3 =
  • IC= LM386


SentraClix Blog Advertising

Kamis, 06 Oktober 2011

Batery Charger 1.5 V

Lama sekali nich gak pernah update, maklumlah banyak kesibukan ... he he ...

Langsung aja temen2, kali ini Berbagi Sedikit Informasi mau sharing tentang Power Supply 1.5 Volt,  .. ini biasa di gunakan untuk charger iphone, Mp3 player dst ... pokoknya yang 1.5 v dech ... bisa juga buat cash batre mainan lho ..
Beberapa hari kemari ada temen yang menanyakan bagaimana cara pembuatannya, nah .. langsung bisa di lihat di atas kan .. siapin aja komponennya di bawah ini :
  • IC        : LM317 plus Head Sink nya ( Pendingin )
  • Trafo  : 450 MA
  • D         : IN4001/1 Ampere
  • C         : 1000 uF/16 V
  • C         : 10 uF
  • C         : 1 uF
  • R         : 220 Ohm
  • R         : 47 ohm
Pokoknya sama di atas dech, cara pembuatannya kayaknya gk perlu di jelasin lagi dech, lihat di Skema saja anak SD juga bisa, he he ...
Selamat mencoba ya, semoga bermanfaat ...








SentraClix Blog Advertising

Selasa, 31 Mei 2011

USB Powered Mobile Phone Battery Charger


Skema Rangkaian :


Komponen :

Q1 = BD139
D1 = 1N4001
D2 = 4.7V - 1/2W
R1 = 560R - 1/2W
C1 = 16V - 100uF

Nb: Jika polaritas tidak benar, maka akan merusak baterai ponsel.

Rangkaian sederhana ini dapat memberikan daya 4,7 volt untuk charging ponsel.  USB dapat memberikan 5 volt DC  100mA  yang cukup untuk  pengisian ponsel. Sebagian besar baterai Ponsel bernilai 3,6 volt pada 1000-1300 mAh. Kemasan baterai ini memiliki 3 sel


SentraClix Blog Advertising

DIY USB to RS232 Adapter

 
Kadang-kadang kita perlu menghubungkan perangkat dengan port COM, tetapi kadang komputer tidak memiliki satupun terutama laptop. Ada dua cara untuk masalah ini, pergi dan membeli USB adaptor COM atau membuatnya. Jika Anda memutuskan untuk membuat USB ke COM (RS232) adaptor, ada salah satu solusi. Adaptor ini sangat mudah untuk


SentraClix Blog Advertising

Inventer Sederhana

 
Inventer adalah perangkat elektrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik searah (DC) menjadi arus listrik bolak balik (AC). Inverter mengkonversi


SentraClix Blog Advertising

Jumat, 27 Mei 2011

Contoh Rangkaian Elektronika ( Rangkaian Sensor Api )




Gambar diatas merupakan Gambar Rangkaian Sensor Api ini menggunakan komponen elektronika yaitu sensor LDR. Potensiometer 100 Kohm berfungsi sebagai pembagi tegangan


SentraClix Blog Advertising

Contoh Rangkaian Elektronika ( Rangkaian Rain Alarm )

Rangkaian rain alarm ini sangat berguna jika pada musim hujan, sesuai dengan namanya yaitu rain alarm yang dalam bahasa indonesia adalah alarm hujan, fungsi dari rangkaian rain alarm ini adalah untuk mengingatkan kita jika terjadi hujan. Cara kerja dan gambar rangkaian rain alarm bisa dilihat disini :




IC NE 555


SentraClix Blog Advertising

Contoh Rangkaian Elektronika ( Lampu TL 12 V )

Bagi rekan-rekan yang daerahnya sering mengalami pemadaman listrik gak ada salahnya kalo coba bikin rangkaian ini. Berawal dari keisenganku utak utik elektronik dan di dukung seringnya pemadaman listrik di daerah yang sekarang aku tempati, aku mencoba cari - cari skemanya di Mbah Google. Nich gambar skema rangkaian dan alat yang dibutuhkan : Rangkaian ini sangat sederhana sekali dan bahan bahan yang di butuhkan pun juga tersedia di berbagai Toko Elektronika. Saya pun telah berhasil membuatnya walau nyalanya
kurang terang, di sebabkan kawat untuk lilitan yang saya pake bekas trafo, dengan ukuran yang tidak sama.


SentraClix Blog Advertising

Contoh Rangkaian Elektronika ( Deteksi Kebocoran Gas )

Rangkaian ini dapat mendeteksi atau mengetahui adanya kebocoran gas. Dalam rangkaian ini tahanan dari Sensor akan berubah bila adanya kebocoran Gas yang mencapai maksimum. Dengan adanya perubahan tahanan tersebut, maka tegangan akan berubah dan mengaktifkan Transistor, oleh Transistor tersebut tegangan akan diperkuat untuk mentriger SCR yang akan menggerakan relay. Relay dihubungkan dengan beban berupa lampu atau alarm.

Daftar Komponen :
Resistor :


SentraClix Blog Advertising

Contoh Rangkaian Elektronika ( Lampu LED Berjalan )

SKEMA rangkaian LAMPU LED BERJALAN
Components list:
R1_____________10K 1/4W Resistor
R2,R3__________47K 1/4W Resistors
R4______________1K 1/4W Resistor
R5,R6,R7______100K 1/4W Resistors
R8____________820R 1/4W Resistor


SentraClix Blog Advertising

Kamis, 17 Februari 2011

Contoh Rangkaian Elektronika ( Bel Sepeda Mini )

  • Bel Sepeda Mini

Ini merupakan contoh dari sebuah rangkaian elektronika yang sangat sederhana dan gampang di buat, rangkaian ini adalah rangkaian .
elektro2.jpg
Keterangan komponen rangkaian diatas :
Resistor :
R1 ………………. 27 k
R2 ………………. 68 k
Kapasitor :
C1 ……………….. 100 mikro F/12V
C2 ……………….. 0,02 mikro F
C3 ……………….. 50 mikro F/12V
Transistor :
TR1 ……………….. 2N 554
TR1 ……………….. 2N 554
Speaker …………………………… 2 inchi



SentraClix Blog Advertising

Jumat, 14 Januari 2011

Belajar Elektronika

RESISTOR
 
Fungsi resistor:
pada rangkaian elektronika resistor mempunyai banyak peran. resistor merupakan komponen vital yang berfungsi sebagai penurun,pembagi,penghambat,pengatur arus dan tegangan.

Jenis Resistor:
1. Resistor Tetap:
Resistor yang tidak bisa berubah nilai tahananya. dipasaran banyak berbagai macam resistor yang beredar.
a.resistor Gulungan Kawat (Wirewound)
biasanya resstor ini terbuat dari gulungan kawat logam, biasanya nichrome, sekitar keramik, plastik, atau fiberglass inti. Ujung-ujung kawat yang disolder atau dilas ke dua topi atau cincin, menempel pada ujung inti. Perakitan dilindungi dengan lapisan cat, plastik, atau lapisan enamel dipanggang pada suhu tinggi. Resistor ini biasa diguanakan buat daya yang besar sekitar 50W keatas.



b.Resistor komposisi karbon
Resistor komposisi karbon terdiri dari silinder padat resistif kawat elemen dengan embedded mengarah atau logam tutup yang terikat kawat. kemudian pada badanya diberi lapisan kode warna. Resistor jenis ini hampir sudah ditinggalkan karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.



c. Resitor lapisan karbon
terbuat dari inti karbon yang digerinda halus lalu diberi perekat resin atau bakelit dan pengisi isolasi lalu dipadatkan menjadi batangan yang kemudian diproses melalui pembakaran. kemudian bagian luar dilapisi vernis dan diberi kode warna. resistor ini bekerja pada daya maximum 2W.



d.Resistor film karbon
Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar.Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt.


e.Resistor film logam
Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF. yang termasuk jenis resistor ini adalah metal film resistor.



Sumber : http://www.electronics-tutorials.ws/index.html


Dioda

Dioda adalah bentuk sederhana dari semikonduktor. Semikonduktor digunakan untuk mengendalikan arah elektron. Dioda mempunyai dua buah terminal yaitu Anoda dan Katoda. Resistansi untuk arah arus dari Anoda ke Katoda sangat kecil, sedangkan untuk arah arus dari Katoda ke Anoda sangat besar. Sehingga dioda dapat digunakan sebagai katup elektron searah. Elektron dapat melewati dioda pada satu arah (Anoda ke Katoda) tetapi tidak pada arah sebaliknya.
Image Hosted by ImageShack.us
Gambar 1. Tanda strip pada badan Dioda menandakan kaki Katoda.
Jenis-jenis dioda dan penggunaanya antara lain:
  • Zener : Sebagai pembatas dan penentu tegangan. Kamu bisa membuat regulator tegangan yang mudah dan murah dengan menggunakan dioda zener.
  • Light Emiting Diode (LED) : Saat dialiri arus, semua semikonduktor memancarkan sinar infra merah. LED menghasilkan sinar yang dapat dilihat.
  • Silicon Controlled Rectifier (SCR) : SCR merupakan saklar elektronik yang bisa mengendalikan arus AC atau DC. SCR biasanya dijumpai pada rangkaian dimmer lampu.
  • Rectifier : Rectifier berfungsi sebagai penyearah Arus ( AC ke DC ). Biasanya Rectifier lebih dikenal sebagai Dioda karena penyearah arus ialah fungsi dasar dari dioda, tetapi lebih spesifik lagi merupakan fungsi dari rectifier.
  • Bridge Rectifier : Terdiri dari empat buah rectifier yang berhubungan satu sama lain ( membentuk formasi kotak ). Bridge rectifier menyearahkan arus ( AC ke DC ) dengan lebih efisien. Lihat gambar 2!
Image Hosted by ImageShack.us
Gambar 2. Dioda menyearahkan arus AC ke DC.
Tidak seperti resistor dan kapasitor, dioda tidak mempunyai nilai yang spesifik ( kecuali zener ). Tetapi bukan berarti semua dioda sama. Dioda di nilai dengan dua kriteria yaitu:
  • Peak Inverse Voltage ( PIV ) rating. Menunjukkan tegangan kerja maksimum dari dioda tersebut, contohnya jika nilai dari suatu dioda 100V, dioda tersebut tidak bisa digunakan pada tegangan kerja yang lebih dari 100V.
  • Current rating. Menunjukkan arus maksimum yang dapat melewati suatu dioda.
Dioda diidentifikasikan dengan sistem penomoran standard industri. Contohnya dioda rectifier 1N4001 mempunyai nilai 1.0 PIV 50 volt. 1N4002 mempunyai nilai 100 volt, 1N4003 mempunyai nilai 200 volt dan seterusnya. Informasi tentang PIV sebuah dioda bisa kamu lihat di datasheetnya. 

refrensi: Gordon Mc Comb and Earl Boysen, Electronics for Dummies


Kapasitor

Kapasitor digunakan antara lain untuk:
  • Membuat Timer: Biasanya digunakan pada metronome (pengatur tempo musik), kapasitor di pasangkan bersama resistor untuk mengatur cepat lambatnya tempo.
  • Memperhalus (Filter) Tegangan Output: Biasanya digunakan pada power supply ( Adaptor AC ke DC ), kapasitor dipasang agar tegangan output yang dihasilkan lebih halus sehingga tegangan DC lebih konstan.
  • Menahan Arus DC, Meneruskan Arus AC: Biasanya digunakan pada rangkaian audio. Kapasitor dipasang seri dengan input rangkaian audio, sehingga sinyal yang masuk kerangkaian merupakan sinyal audio (AC) tanpa interfensi dari sinyal DC yang berasal dari Power Supply.
  • Mengatur Frekuensi: Biasanya digunakan pada rangkaian Oscilator dan Filter, dengan mengatur kapasitas kapasitor dapat merubah frekuensi cutt off dari suatu rangkaian filter.
Secara typikal kapasitor mempunyai dua metal yang dipisahkan oleh suatu bahan yang disebut dielektrikum. Biasanya bahan dielektrikum ialah keramik, mika atau kertas.
Tabel 1. Dielektrikum kapasitor
Type Range Penggunaan
Ceramic 1pF-2.2μF Filter, bypass
Mika 1pF-1μF Timing,osilator
Metalized Foil to 100μF DC Blocking, power supply, filter
Polyester 0.001-100μF sda
Polystyrene 10pF-10μF Timing, Tuning circuit
Kertas 0.001-100μF General purpose
Tantalum 0.001-1000μF Bypass,coupling,DC Blocking
Alumunium 10-220.000μF Filter coupling, bypass electrolic
Kapasitas kapasitor dinyatakan dalam Farad. Semakin besar Farad-nya maka semakin besar pula kapasitas dari kapasitor tersebut. Farad adalah satuan yang sangat besar, jadi pada rangkaian elektronika kita lebih sering menjumpai kapasitor dengan satuan mikrofarad atau sepersatujuta Farad.
Contoh:
  • 10μF adalah 10 per satujuta Farad
  • 1nF adalah 1 per seribu mikroFarad
  • 1pF adalah 1 per seribu nanoFarad
Kapasitor juga mempunyai tegangan kerja, biasanya pada rangkaian DC berkisar dari 3,3V sampai 25V. Jangan menggunakan kapasitor yang tegangan kerjanya lebih rendah dari tegangan kerja yang ditentukan, kalau lebih tinggi tidak apa-apa. Lebih baik memilih kapasitor yang tegangan kerjanya 10 - 15 persen lebih besar dari tegangan rangkaian.
Berbeda dengan resistor, untuk menentukan nilai kapasitor kita tidak menggunakan kode warna, tetapi menggunakan kode angka. Angka pertama dan kedua langsung di representasikan sebagai angka, sedangkan angka ketiga ialah banyaknya nol atau faktor pengali. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat tabel 2.
Tabel 2. Kode Angka Kapasitor
Image Hosted by ImageShack.us

Sama seperti resistor, kapasitor juga mempunyai nilai toleransi yang di lambangkan dengan huruf seperti yang ditunjukkan pada tabel 3.
Tabel 3. Toleransi Nilai Kapasitor
Image Hosted by ImageShack.us

Selain itu kapasitor juga mempunyai nilai tolrensi untuk tempratur (batas suhu maksimum dan minimum). Misalnya ada sebuah kapsitor mempunyai kode Y5P, maka maksudnya kapasitor tersebut bekerja pada suhu minimum -30 derajat C, suhu maksimum 85 derajat C dan 10% variasi kapasitansi pada cakupan suhu -30 derajat C sampai 85 derajat C. Lebih jelasnya dapat dilihat di tabel 4.
Tabel 4. Toleransi suhu kapasitor
Image Hosted by ImageShack.us

Apabila kamu menemukan kapasitor berpolaritas seperti elco atau tantalum maka kamu harus menentukan kaki positif dan negatif dari kapasitor tersebut.Biasanya kaki positif dari sebuah kapasitor lebih panjang dari kaki negatif, atau biasanya pada badan kapasitor terdapat anak panah yang menunjuk ke kaki negatif atau pada badan kapasitor terdapar tanda ( + ) yang melingkar dekat pada kaki postif kapasitor tersebut. Lebih jelas bisa dilihat pada gambar 1.Image Hosted by ImageShack.us
Gambar 1. Kapasitor berpolaritas.
Sekian dulu ya, semoga bermanfaat. Komentar anda akan saya hargai. 

Referensi: Gordon Mc Comb and Earl Boysen, Electronics for Dummies

ELEKTRONIKA DAN KOMPONEN ELEKTRONIKA




ELEKTRONIKA
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan/ piranti elektronik ini: Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.

KOMPONEN ELEKTRONIKA
Komponen Elektronika biasanya sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel).

Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, dipanaskan, ditempelkan dan sebagainya akan menghasilkan suatu efek yang dapat menghasilkan suhu atau panas, menangkap atau menggetarkan materi, merubah arus, tegangan, daya listrik dan lainnya.


sumber:http://id.wikipedia.org


Contoh Rangkaian Elektronika

Rangkaian Catu Daya / Power Supply

Rangkaian catu daya memberikan supply tegangan pada alat pengendali. Rangkaian catu daya mendapatkan sumber tegangan dari PLN sebesar 220 Volt AC. Ada dua macam catu daya, yaitu catu daya tegangan tetap dan catu daya variable. Catu daya tegangan tetap adalah catu daya yang tegangan keluarannya tetap dan tidak bisa diatur. Catu daya variable merupakan catu daya yang tegangan keluarannya dapat diubah/diatur.
Catu daya yang baik selalu dilengkapi dengan regulator tegangan. Tujuan pemasangan regulator tegangan pada catu daya adalah untuk menstabilkan tegangan keluaran apabila terjadi perubahan tegangan masukan pada catu daya. Salah satu tipe regulator tegangan tetap adalah LM 7805. Regulator tegangan tipe LM 7805 adalah salah satu regulator tegangan tetap dengan tiga terminal, yaitu terminal Vin, GND dan Vout. Tegangan keluaran dari regulator LM 7805 memungkinkan regulator untuk dipakai dalam sistem logika. Dengan mengabaikan penurunan tegangan pada dioda, puncak tegangan beban adalah

V2(puncak) = Vout Sekunder / 0,707

Nilai rata-rata atau nilai dcnya adalah Vdc = 0,636.V2(puncak)

Cara pemasangan dari penerapan regulator tegangan tetap LM 7805 pada catu daya dapat dilihat pada gambar rangkaian berikut :




SentraClix Blog Advertising

Kamis, 09 Desember 2010

The Baghdad Battery (Baterai Zaman Purba)

The Baghdad Battery
Bagdad Batery merupakan salah satu artifak kuno yang paling membingungkan para ilmuan maupun arkeolog. Pada tahun 1930 silam ,pada sebidang makam kuno di luar Bagdad (Khujut Rabula), beberapa arkeolog yang melakukan penggalian disana menemukan sebuah artifak yang diduga merupakan satu set baterai kimia yang usianya telah mencapai 2000 tahun lebih!
Arifak aneh tersebut terdiri atas sebuah silinder tembaga, batang besi serta aspal yang disusun sedemikian rupa dalam sebuah jambangan kecil (tinggi 14 cm, diameter 8 cm) yang terbuat dari tanah liat. Setelah para ahli merekaulang memang benar didapati bahwa artifak tsb merupakan sebuah baterai elektrik kuno!
Para peneliti berhasil memperoleh 1.5 voltmeter dari artifak batu baterai elektrik tsb, yang bekerja nonstop selama 18 hari dengan cara memasukkan cairan asam kedalam jambangannya.
Usia artifak baterai kuno ini diperkirakan berkisar 2.000 – 5.000 tahun, jauh sebelum Alessandro Volta (Italia) membuat baterai pertama kali pada tahun 1800 serta Michael Faraday (Inggris) menemukan induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis pada 1831 yang jarak penemuannya hingga kini mencapai sekitar 200 tahun lebih.
Temuan ini tentunya dapat merubah pandangan manusia masa kini akan kemajuan teknologi yang telah dicapai oleh peradaban manusia masa lalu. Nampaknya, aktifitas elektrik telah dikenal oleh manusia pada masa-masa itu. Tidak hanya bagdad battery saja yang menarik perhatian para ilmuan maupun arkeolog di seluruh dunia, namun terdapat beberapa artifak serupa yang diduga juga sebagai peralatan elektrik masa silam, seperti Dendeera Lamps, Assyrian Seal, maupun The coffin of Henettawy. Sebenarnya Dendeera lamps ini merupakan sebuah relief disebuah temple di Mesir yang menggambarkan seorang Pharaoh sedang menggenggam sebuah benda mirip dengan bola lampu lengkap dengan penggambaran kabel beserta catu dayanya. (Dipta)


SentraClix Blog Advertising

Rabu, 23 Juni 2010

Fiting Lampu Inventer 12 V

Di edisi sebelumnya telah saya bahas mengenai lampu TL 12 V, di edisi ini saya akan mencoba menawarkan Fiting Lampu Merk GAINE, Fiting ini fungsinya sama dengan Lampu TL 12 V, hanya saja kita tidak perlu bersusah payah membuatnya. Fiting ini memiliki power inverter sehingga membutuhkan input 12 Volt ( Sumber ACCU 12 Volt ), dan memakai Lampu PLC 220V dengan daya 9watt - 20 watt.Alat ini sangat berguna pada malam hari waktu memperbaiki mobil ( sumber dari accu mobil ), Untuk taruh di rumah, Restoran, Rumah makan kaki lima. Apabila daerah yang sering terjadi pemadaman listrik maka alat ini sangat berguna, tinggal di buat jaringan untuk di hubungan ke ruang tamu, kamar,dll dengan sumber accu 12 volt.
Harga Fiting ini tidak terlalu mahal, anda hanya cukup mengeluarkan 50 - 60 ribu saja. Jika berminat anda akan mendapatkan 1 ( satu ) unit Fiting Lampu Inverter 12 V Merk GAINE ( Harga belum termasuk ongkos kirim ). Ditempat lain Fiting ini di jual dengan harga di atas 55 ribu, bahkan sampai 250 ribu . Persediaan terbatas siapa cepat dia dapat. ( Untuk pembelian partai banyak ada diskcount khusus ).
Petunjuk Penggunaan :
  • Gunakanlah accu 12 Volt untuk menyalakan lampu neon (PLC)
  • Pakai lampu PLC hemat energi AC 220V (9V-20W MAX).
  • Kabel warna merah dihubungkan ke (+) accu.
  • Kabel warna hitam dihubungkan ke (-) accu.
  • Baik digunakan untuk pedagang keliling, camping, rumah tangga dan penerangan darurat dan sebagainya.
  • Dari percobaan normal memakai accu 12 V 7Ah dengan lampu PLC 15 watt dapat menyala selama 4 jam dan bila memakai lampu PLC 9 watt dapat menyala selama 8 jam. bila anda memakai accu 12V 40Ah / 60 Ah, lampu PLC dapat menyala lebih lama lagi kurang lebih 24 jam pemakaian.
Untuk pemesanan/tanya jawab silahkan anda tulis di kolom komentar atau sms/phone ke 081808560616.


SentraClix Blog Advertising