Infomasi yang diperoleh kecelakaan terjadi setelah korban Didot Sukmana berjalan di lintasan tanpa transaksi (pengambilan tiket) yang terletak di bagian barat yang kala itu memang dibuka untuk jalur Jawa Tengah-Jakarta.
Korban yang diduga lengah saat melintas kemudian diterjang Bus Handika tanpa penumpang yang dikemudikan Nurali (31), warga Jepara, Jawa Tengah, tengah melintas ke arah Jakarta . Korban yang merupakan warga Blok Wonogiri, Desa/Kecamatan Klanginen ini langsung terpental dengan luka di sekujur tubuhnya.
Korban sempat mendapatkan pertolongan, namun karena lukanya yang cukup parah akhirnya ia menghembuskan napas terakhir. Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Gunungjati.
Sementara itu, untuk menyelidiki kasus ini, pihak kepolisian dari Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Cirebon masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk sopir bus, Nurali. Polisi juga mengamankan bus yang dikemudikan pelaku.
sumber : http://news.id.msn.com/okezone/regional/article.aspx?cp-documentid=4321530
SUMBER, (PRLM).- Didot Sukmana (41), seorang Petugas PT. Jasa Marga Tbk Cabang Paliman-Kanci) tol Palikanci tewas setelah tertabrak bus P0 Santika jurusan Jakarta-Pekalongan di sekitar pintu utama Ciperna, Selasa (7/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa berawal ketika korban tengah mengamankan kendaraan yang masuk pintu utama Ciperna. Posisi korban waktu itu menghadap ke arah antrean mobil yang akan menuju ke arah Jawa Tengah dan timur. Dia tidak menyadari kalau sedang ber diri di lintasan arah ke Jakarta sehingga tak diduga-duga sebuah bus Santika nomor polisi H 1525 BE yang dikemudikan Nurali (31) menyambarnya dan korban tewas di tempat kejadian.
Humas PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Fery membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurut dia kasus tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian sudahditangani pihak kepolisian, termasuk supir dan bus telah diamankan sudah diamankan.
Intensitas kendaraan memasuki tiga hari menjelang Lebaran meningkat,sehingga untuk kelancaran kendaraan petugas memang s sigap dan mengawasi kendaraan yang keluar dan masuk tol. "Waktu itu kemungkinan korban lengah.
Sementara itu Kasatlantas Polres Cirebon Ajun Komisaris Dian Setiawanan mengaku, masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sopir bus Santika, Nurali. “Kami masih meminta keterangan sopir,” kata dia., seraya menambahkan untuk memperlancar penyidikan pihaknya telah mengamankan bus tersebut.(A-146/A-122).***
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/121820
Peristiwa berawal ketika korban tengah mengamankan kendaraan yang masuk pintu utama Ciperna. Posisi korban waktu itu menghadap ke arah antrean mobil yang akan menuju ke arah Jawa Tengah dan timur. Dia tidak menyadari kalau sedang ber diri di lintasan arah ke Jakarta sehingga tak diduga-duga sebuah bus Santika nomor polisi H 1525 BE yang dikemudikan Nurali (31) menyambarnya dan korban tewas di tempat kejadian.
Humas PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Fery membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurut dia kasus tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian sudahditangani pihak kepolisian, termasuk supir dan bus telah diamankan sudah diamankan.
Intensitas kendaraan memasuki tiga hari menjelang Lebaran meningkat,sehingga untuk kelancaran kendaraan petugas memang s sigap dan mengawasi kendaraan yang keluar dan masuk tol. "Waktu itu kemungkinan korban lengah.
Sementara itu Kasatlantas Polres Cirebon Ajun Komisaris Dian Setiawanan mengaku, masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sopir bus Santika, Nurali. “Kami masih meminta keterangan sopir,” kata dia., seraya menambahkan untuk memperlancar penyidikan pihaknya telah mengamankan bus tersebut.(A-146/A-122).***
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/121820
0 komentar:
Posting Komentar