Rabu, 18 Maret 2009

Apa Pendapatmu ?

Menurut Malaikat, manusia tidak layak menjadi khalifah di muka bumi, karena manusia punya hobi merusak tanah air dan menumpahkan darah alias kekerasan. Tetapi pandangan Malaikat itu memang harus ter-eliminasi oleh pandangan Allah,”Sesungguhnya Aku lebih tahu atas apa yang engkau ketahui”.

Sejak saat itu, manusia benar-benar jadi khalifah di muka bumi, dan begitu juga pandangan malaikat pun berlangsung dengan fakta-fakta destruksi bumi, eksplorasi yang menimbulkan bencana bumi, yang saling mendukung dengan tindak kekerasan, mulai kekerasan batu, pedang, pentungan, kekerasan psikologis, sampai nuklir.

Artinya, yang layak benar-benar menjadi khalifah adalah mereka yang bisa mengendalikan bumi, linkungan semesta, dan mengendalikan kebuasan, kekejaman dan kerakusannya dalam arti yang seluas-luasnya. Krisis BBM contohnya adalah bagian dari eksplorasi bumi yang tak terkendali oleh akal sehat, yang bisa saja menimbulkan kekerasan, dan dilawan kekerasan. Dan pertumpahan darah mengalir layaknya minyak.

Rasa dahaga manusia moderen terhadap minyak bumi, gas bumi, energi bumi, telah menyebabkan kehancuran bumi itu sendiri. Kalau perlu proses penghancuran ini disertai dengan menyebut Nama Tuhan. Padahal kalau manusia benar-benar jadi Khalifatullah, pasti terjadi keseimbangan luar biasa dalam ekologi dan pengelolaan udara, energi, bumi dan laut. Sayangnya Khalifatullah saat ini justru dijadikan jargon dan lambang politik, akhirnya semakin menyesatkan. Tapi di sinilah manusia diuji dan ditantang.



SentraClix Blog Advertising

0 komentar:

Poskan Komentar